Skemanews.com, (Sulsel) — Dalam suasana menjelang peringatan Hari Kemerdekaan, puncak Gunung Sewo yang berada di Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, menjadi saksi peristiwa bersejarah. Sebuah bendera Merah Putih raksasa berukuran 30 x 15 meter berkibar megah di ketinggian 450 meter di atas permukaan laut, hasil kerja sama antara Kodim 1423/Soppeng dengan komunitas pencinta alam setempat, Rabu (14/8/2025).
Di bawah komando Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf. Reinhard Haposan Manurung, S.Pd., puluhan peserta yang terdiri dari personel TNI dan anggota komunitas berangkat mendaki sejak pagi. Sebelum langkah kaki menapaki jalur menuju puncak, mereka menggelar apel pagi di halaman Makodim 1423/Soppeng, Watansoppeng, untuk memastikan kesiapan fisik, mental, dan perlengkapan.
Gunung Sewo yang terletak di Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, dengan ketinggian 450 meter di atas permukaan laut, menjadi saksi bisu kebersamaan itu. Meski jalur pendakian cukup menantang, semangat para peserta tak surut. Setiap langkah diiringi kebanggaan membawa bendera Merah Putih raksasa yang akan dikibarkan di puncak.
Dalam arahannya sebelum pendakian, Letkol Inf. Reinhard Haposan Manurung menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan penguatan nilai kebangsaan.
“Kita ingin menggugah kembali semangat nasionalisme masyarakat, sekaligus mengingatkan pentingnya menghormati simbol negara. Apalagi setelah insiden pengibaran bendera non-Merah Putih beberapa waktu lalu, kita harus semakin teguh menjaga kehormatan lambang negara,” ujarnya.
Dandim juga mengaitkan kegiatan ini dengan amanat Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 30 ayat (1) UUD 1945, yang menegaskan hak dan kewajiban setiap warga negara dalam membela negara. Ia menjelaskan bahwa sistem pertahanan Indonesia terdiri dari tiga komponen:
1. Komponen Utama – TNI dan Polri sebagai garda terdepan.
2. Komponen Cadangan – Warga negara yang terlatih secara militer.
3. Komponen Pendukung – Seluruh warga negara yang aktif berkontribusi bagi pertahanan dan keamanan.
Menurutnya, ancaman radikalisme masih menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi bersama. “Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa semangat kebangsaan masyarakat Soppeng terus terjaga. Kita semua memiliki peran dalam mempertahankan NKRI,” tegasnya.
Setibanya di puncak Gunung Sewo, bendera raksasa itu perlahan dibentangkan. Warna merah dan putih kontras dengan latar birunya langit dan hamparan hijau perbukitan. Momen itu disambut tepuk tangan dan sorakan semangat dari seluruh peserta.
Kegiatan ini pun menuai apresiasi luas. Banyak warga menilai inisiatif Kodim 1423/Soppeng bersama komunitas pencinta alam ini bukan hanya memperingati bulan kemerdekaan, tetapi juga mempererat rasa persatuan di tengah masyarakat.
Di akhir acara, suasana haru dan bangga menyelimuti puncak Gunung Sewo. Bendera Merah Putih yang berkibar gagah menjadi pengingat bahwa semangat persatuan dan cinta tanah air harus selalu dijaga, dari puncak tertinggi hingga sudut-sudut desa di seluruh penjuru negeri. (**)















