Skemanews.com ,(Bonebol) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik II Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan. Kali ini, mereka berkolaborasi dengan Karang Taruna Komando Desa Buata, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango, dengan melakukan pemasangan lubang resapan biopori di beberapa titik strategis desa. Selasa (26/8/25)
Program ini menjadi salah satu bentuk inovasi sederhana namun berdampak besar bagi masyarakat. Pemasangan biopori diharapkan mampu mengurangi genangan air saat musim hujan sekaligus meningkatkan resapan air tanah yang bermanfaat untuk menjaga ketersediaan air bersih.
Kodinator Desa (Kordes) KKN Tematik II UNG Eka Prasetya Harun, dalam keterangannya, menuturkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sekadar aksi fisik berupa pemasangan biopori, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat Desa Buata tentang pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan.
“Biopori adalah solusi ramah lingkungan untuk mengatasi persoalan drainase dan genangan. Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal kecil yang dilakukan bersama-sama,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Buata Rusdin Suma, memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa UNG yang bersinergi dengan pemuda desa. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan semangat Karang Taruna dalam menggerakkan masyarakat untuk peduli pada lingkungan sekitar.
“Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dibangun bersama. Kami berharap biopori yang sudah terpasang dapat dirawat dengan baik, sehingga manfaatnya bisa dirasakan jangka panjang,” ujarnya.
Selain pemasangan biopori, mahasiswa KKN juga memberikan sosialisasi kepada warga mengenai cara membuat dan merawat lubang biopori secara mandiri. Harapannya, setelah program KKN selesai, masyarakat tetap mampu melanjutkan gerakan peduli lingkungan ini.
Dengan adanya kegiatan tersebut, Desa Buata diharapkan tidak hanya terbebas dari ancaman genangan dan banjir, tetapi juga menjadi contoh desa yang memiliki kesadaran kolektif dalam mengelola lingkungan secara berkelanjutan.



















