Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Mahasiswa KKN Tematik II UNG Bersama Karang Taruna Komando Buata Inovasi Lingkungan di Desa Buata

0
×

Mahasiswa KKN Tematik II UNG Bersama Karang Taruna Komando Buata Inovasi Lingkungan di Desa Buata

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik II Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Saat memasang Biopori bersama Karang Taruna komando Desa Buata /skemanews.
Example 468x60

Skemanews.com ,(Bonebol) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik II Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan. Kali ini, mereka berkolaborasi dengan Karang Taruna Komando Desa Buata, Kecamatan Botupingge, Kabupaten Bone Bolango, dengan melakukan pemasangan lubang resapan biopori di beberapa titik strategis desa. Selasa (26/8/25)

Program ini menjadi salah satu bentuk inovasi sederhana namun berdampak besar bagi masyarakat. Pemasangan biopori diharapkan mampu mengurangi genangan air saat musim hujan sekaligus meningkatkan resapan air tanah yang bermanfaat untuk menjaga ketersediaan air bersih.

Example 300x600

Kodinator Desa (Kordes) KKN Tematik II UNG Eka Prasetya Harun, dalam keterangannya, menuturkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sekadar aksi fisik berupa pemasangan biopori, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat Desa Buata tentang pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan.

“Biopori adalah solusi ramah lingkungan untuk mengatasi persoalan drainase dan genangan. Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal kecil yang dilakukan bersama-sama,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Buata Rusdin Suma, memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa UNG yang bersinergi dengan pemuda desa. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan semangat Karang Taruna dalam menggerakkan masyarakat untuk peduli pada lingkungan sekitar.

“Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dibangun bersama. Kami berharap biopori yang sudah terpasang dapat dirawat dengan baik, sehingga manfaatnya bisa dirasakan jangka panjang,” ujarnya.

Selain pemasangan biopori, mahasiswa KKN juga memberikan sosialisasi kepada warga mengenai cara membuat dan merawat lubang biopori secara mandiri. Harapannya, setelah program KKN selesai, masyarakat tetap mampu melanjutkan gerakan peduli lingkungan ini.

Dengan adanya kegiatan tersebut, Desa Buata diharapkan tidak hanya terbebas dari ancaman genangan dan banjir, tetapi juga menjadi contoh desa yang memiliki kesadaran kolektif dalam mengelola lingkungan secara berkelanjutan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *