Skemanews.com – Atmosfer Musyawarah Besar (Mubes) II Ikatan Alumni Spendu Go (IKA Spendu Go) kian terasa. Hajatan akbar yang dijadwalkan 18 Oktober 2025 ini diprediksi bukan hanya jadi ajang silaturahmi lintas angkatan, tetapi juga bakal menjadi panggung adu gagasan, kekuatan jaringan, hingga gengsi antaralumni dalam memilih Ketua Umum baru.
Tanda-tanda “pertarungan” sudah tampak sejak pra-Mubes yang digelar 30 Agustus 2025 di Ballroom Manna Café. Forum ini menyingkap dua isu besar: polemik revisi AD/ART yang memanas, serta mencuatnya sederet nama besar yang digadang-gadang maju dalam perebutan kursi Ketua Umum PB IKA Spendu Go.
Ketua Umum saat ini, Yusrianto Kadir, SE., M.Ec.Dev., menegaskan bahwa Mubes kali ini tidak bisa dipandang remeh.
“Mubes bukan sekadar reuni. Ini momentum penting bagi alumni Spendu Go untuk menentukan arah organisasi sekaligus memperkuat kontribusi nyata bagi Gorontalo,” tegas Yusrianto.
Bursa Calon Ketua: Dari Politisi, Akademisi, hingga Tokoh Perempuan
Pra-Mubes langsung memanaskan isu siapa sosok yang akan memimpin. Nama-nama beken alumni mulai ramai dibicarakan, dari politisi kawakan, akademisi cemerlang, pengusaha mapan, hingga tokoh perempuan berpengaruh.
Beberapa nama yang santer terdengar antara lain: Saiful Mbuinga, Toni Junus, Hamzah Isa, Memi Soraya, Dr. Irawan Huntoyungo, Rakhmatiyah Deu, Darman Samad, Amir Hadju, Norman Monoarfa, Dr. Medi Sarita, Sardi Salim, Iskandar Murad, Safrin Saipi, Totok Bachtiar, Maryam Umadji, Sucipto Kadir, Roy Bumulo, Irwan Hamzah, Lolly Yunus, Zulkarnain Habibie, hingga Rifly Katili.
Namun kabarnya, daftar ini belum final. Masih ada sejumlah nama lain yang disebut-sebut siap menambah panasnya kompetisi.
Lebih dari Sekadar Reuni
Mubes II kali ini dipandang sebagai momentum menghidupkan kembali semangat kolektif alumni. Selain memilih pemimpin baru, agenda besar ini diharapkan bisa menjadi wadah memperkuat jejaring lintas profesi, mengokohkan peran alumni dalam pembangunan daerah, sekaligus membuktikan bahwa IKA Spendu Go bukan hanya nostalgia masa sekolah semata.
“Alumni Spendu Go punya posisi strategis. Jika solid, mereka bisa menghadirkan gagasan, aksi, bahkan pengaruh besar bagi Gorontalo,” ujar salah satu peserta pra-Mubes yang enggan disebutkan namanya.
Dengan deretan nama besar di bursa calon ketua, Mubes II IKA Spendu Go dipastikan akan berlangsung seru, penuh dinamika, dan sarat kejutan. Kini, mata para alumni tertuju pada satu pertanyaan besar: siapa yang akan dipercaya menakhodai PB IKA Spendu Go untuk lima tahun ke depan?



















