Skemanews.com – Juru bicara pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Mathius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (MARIYO), Muhammad Rifai Darus, menyatakan keyakinan yang semakin kuat, pasangan ini akan memenangkan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang akan datang.
Keyakinan tersebut didasari oleh semangat masyarakat di lapangan, hasil survei terbaru, dan dukungan solid dari pemerintah pusat.
“Kami menyampaikan keyakinan yang semakin kuat bahwa pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Mathius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (MARIYO), akan meraih kemenangan dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) mendatang,” ungkap Muhammad Rifai Darus melalui keterangan tertulisnya diterima media ini, Jumat 1 Agustus 2025.
Menurut Rifai, beberapa lembaga survei kredibel, termasuk Smart Center Indonesia dan JSI, menunjukkan tren elektabilitas MARIYO terus meningkat secara signifikan dan telah melampaui “angka psikologis kemenangan.”
Hal ini, katanya, mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap integritas, pengalaman, dan visi besar MARIYO untuk membangun Papua yang adil, aman, dan sejahtera.
Dukungan dari pemerintah pusat juga menjadi faktor penting dalam keyakinan tim MARIYO.
Rifai menjelaskan, dukungan ini akan mendorong keberlanjutan pembangunan di Papua.
Rifai menambahkan, MARIYO adalah sosok representatif yang dipercaya mampu bersinergi dengan pemerintah pusat dan menjembatani aspirasi rakyat Papua dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Masyarakat Papua menginginkan pemimpin yang kuat, tegas, dan bersih, dan itulah yang ada dalam diri Fakhiri-Rumaropen,” kata Rifai.
“Dengan latar belakang aparat negara dan birokrat berintegritas, keduanya siap mewujudkan pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang berpihak kepada rakyat kecil.”
Tim MARIYO juga mengimbau seluruh masyarakat Papua untuk tetap tenang, waspada terhadap informasi yang menyesatkan, dan menggunakan hak pilihnya dalam PSU secara cerdas dan bermartabat.
“Kemenangan ini adalah milik rakyat, bukan hasil rekayasa. MARIYO hadir sebagai jawaban atas kerinduan akan perubahan nyata,” pungkas Rifai.















